Kelompok Seni tradisional atau Media Tradisional nantinya menjadi salah satu sarana komunikasi atau desiminasi Publik di Kabupaten Agam kedepan.

Hal itu disampaikan Ir.Isman Imran, M.Si Plt,Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Agam saat meresmikan Sanggar Rambun Dunia di Sungai Angek, Baso, Minggu (11/4/2021).

Isman menambahkan, Media tradisional umumnya memiliki fungsi ritual, komunikasi, edukasi, dan hiburan. Media ini lebih popular dikenal sebagai media rakyat, atau kesenian rakyat.

Media tradisional tersebut dalam penyajiannya menggunakan unsur wicara sehingga mudah untuk menyampaikan informasi publik.

Media tradisional dapat menjadi pilihan untuk diseminasi informasi publik khususnya di Kabupaten Agam.

Namun, keberadaan media tradisional di beberapa wilayah ternyata tidak sama dan cenderung problematik sebagai akibat kuatnya tekanan seni modern yang dihasilkan oleh kekuatan kolaboratif antara kapital dan teknologi.

Dengan semangat kebersamaan bersama mari kita meningkatkan komunikasi yang yg baik antara masyarakat dan pemerintah Kabupaten Agam untuk bisa menjadikan kelompok seni tradisional di Kabupaten menjalankan fungsi Desiminasi informasi publik atau perpanjangan Pemerintah Kabupaten Agam menyampaikan himbauan melalui kesenian yang ada.

Isman Imran berharap agar sanggar seni ini menjadi wadah pembinaan yang menghasilkan produk untuk menaikkan promosi seni budaya Kabupatan Agam yang selaras dengan fungsi desiminasi informasi publik, majunya Kabupaten Agam selaras dengan majunya kelompok seni trasional, katanya mengakhiri.



Informasi Serta Merta Lainnya

  • 01 Juni 2020

Surat Edaran Bupati Agam Nomor 823/Perindagkopukm/S.1/VI/2020 Tentang Pemulihan Aktivitas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dalam Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19 di Kabupaten Agam

Selengkapnya