Kawasan Ngungun, Jorong Lubuak Sao, Nagari Tanjung Sani, kecamatan Tanjung Raya, dampak hujan lebat memicu longsor di ruas jalan propinsi yang menghubungkan wilayah Lubukbasung-Maninjau, Jumat,(8/1/2021) sore

Jalur jalan utama yang menghubungkan Pasaman-Lubukbasung-Bukittinggi atau sebaliknya tersekat oleh timbunan longsor, sehingga jalur jalan itu tidak bisa dilewati oleh kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.

material longsor yang menutupi ruas jalan propinsi sepanjang 20 meter, dengan ketinggian 2 meter dan lebar 8 meter itu, selain menyebabkan akses jalan utama itu tertutup total juga menyebabkan kerusakan kedai milik M.Yani (52), menimbun 2 unit sepeda motor dan 1 minibus yang berada di pinggir jalan yang terdampak longsor tersebut dan tidak ada korban jiwa.

Musibah itu dibenarkan Camat Tanjung Raya Handria Asmi yang menyebutkan, dampak longsor yang terjadi di kawasan perbatasan kecamatan Tanjung Raya dengan kecamatan Lubukbasung itu volumenya cukup besar, sehingga dibutuhkan alat berat untuk pembersihan material longsor yang menutupi badan jalan itu.

Disebutkan, pihaknya sudah melaporkan kejadian itu pihak terkait dan diharapkan bisa segera ditangani, mengingat ruas jalan yang tertimbun longsoran tanah, bebatuan dan kayu-kayu itu, merupakan jalur utama yang dilewati kendaraan dengan itensitas yang sangat tinggi, apalagi Jumat ini, jumlah kendaraan yang melewati kawasan itu sangat banyak, termasuk para pegawai Pemkab.Agam yang pulang kampung.

“ Kita berharap, jalur jalan itu segera bisa diatasi, sehingga akses jalan propinsi itu bisa kembali normal, “ungkap Handria Asmi.

 

 



Informasi Serta Merta Lainnya

  • 01 Juni 2020

Surat Edaran Bupati Agam Nomor 823/Perindagkopukm/S.1/VI/2020 Tentang Pemulihan Aktivitas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dalam Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19 di Kabupaten Agam

Selengkapnya