A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: image

Filename: views/template_front.php

Line Number: 51

Backtrace:

File: /home/ppid/public_html/application/views/template_front.php
Line: 51
Function: _error_handler

File: /home/ppid/public_html/application/third_party/MX/Loader.php
Line: 357
Function: include

File: /home/ppid/public_html/application/third_party/MX/Loader.php
Line: 300
Function: _ci_load

File: /home/ppid/public_html/application/controllers/Frontend.php
Line: 59
Function: view

File: /home/ppid/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

" />

Nagari Pagadih menjadi Nagari pertama di Sumatera Barat (Sumbar) yang membuat kerjasama pendampingan dengan Yayasan Desa Wisata Nusantara (Dewisnu) untuk membangun desa wisata.

Hal itu disampaikan Walinagari Pagadih Kecamatan Palupuh, Aliwar, setelah acara Penandatangan MOU kerjasama Nagari Pgadih dengan DEWISN, Kamis (1/4/2021)

ini disepakati antara Walinagari Pagadih, Aliwar dengan Kepala Perwakilan Dewisnu Sumbar, M. Subari, pada hari Kamis, 1 April 2021 dihadapan aparatur Nagari Pagadih, Perwakilan Dewisnu Kabupaten Agam, Anto, Ketua Pokdarwis Kabupaten Agam, Jafar dan Pokdarwis Nagari Pagadih.

“Dengan luasnya daerah di Nagari Pagadih, daerah ini memiliki kekayaan alam diantaranya ada beberapa tanaman-tanaman yang langka yang dilindungi, sungai, bukit, goa, sawah dan ladang.

Nagari Pagadih sudah berencana mendirikan bumi perkemahan mencapai seluas 20 hektar yang bernama Bumi Perkemahan Harimau Putih sebagai bentuk pengembangan Nagari agar lebih dikenal luas oleh masyarakat,” kata Walinagari Pagadih, Alimar.

Nagari Pagadih yang terdiri dari 4 Jorong/Kampung di Kecamatan Palupuah, Kabupaten Agam ini, memiliki luas sekitar 6500 Hektar, yang dihuni sebanyak 490 Kepala Keluarga (KK), yang berbatasan dengan Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Limopuluh Kota. Lokasinya berjarak 17 Km dari pusat pemerintahan Kecamatan Palupuah.

Historinya Nagari Pagadih adalah tempat persembunyian bagi para pejuang kemerdekaan seperti Tuanku Imam Bonjol, Syafrufin Prawiranegara, Mr. Assat, M. Natsir, dan Dahlan Jambek. Jejak perjuangan para pejuang ini masih ada, bisa menjadi potensi objek wisata historis di Nagari Pagadih.

Nagari Pagadih berbatasan langsung dengan Nagari Pasia Laweh, Kabupaten Agam dan Nagari Koto Tinggi yang berada di Kabupaten Limopuluh Kota. Rata-rata aktivitas masyarakat Nagari Pagadih adalah bertani, berladang, berdagang dan ada juga sebagai pegawai negeri sipil.

“Selain alam yang indah, seperti sarasah atau air terjun empat tingkat, Pagadih memiliki adat dan budaya serta Sanggar Seni Budaya Sarasah Maimbao.

Masyarakatnya relijius, yang mana Nagari Pagadih juga memilki Surau Tuo peninggalan sejarah dari Walinagari I saat masa peperangan yang bernama, Syeh M. Jadit atau lebih dikenal dengan Walinagari Perang, menjadi bagian potensi wisata di Nagari Pagadih,” ucapnya.

Aliwar berharap dengan terjalinnya kerjasama ini nantinya ada peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat dan nantinya nagari pangadih akan ditunjang pengembangannya dari sektor pariwisata dari pemerintah daerah Kabupaten Agam.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Dewisnu Sumbar, M. Subari mengatakan bahwa alhamdulillah telah terjalin kerjasama antara Nagari Pagadih dengan Dewisnu untuk pengembangan desa wisata.

Kerjasama yang terjalin ini akan ditindak lanjuti dengan program utama Dewisnu diantaranya, penelitian, pemetaan, pendampingan, program magang, pelatihan sumber daya manusia (sdm) nagari, paket tour, promosi.

Kita menyadari, lanjut Subari, Nagari/Desa memiliki keterbatasan dana untuk mengembangkan desa dari sektor pariwisata. Apalagi saat ini pemerintah telah menerapkan refocusing/pengalihan anggaran, namun demikian kita akan berusaha mendampingi desa wisata mulai dari kategori desa wisata rintisan, desa wisata maju, desa wisata mandiri hingga desa wisata tangguh berkelanjutan.

“Melalui jaringan yang dimiliki, kita akan membantu menyampaikan hal ini kepada founding/penyandang dana yang telah bekerjasama dengan Dewisnu Pusat. Tentunya, melalui data kajian yang mendalam secara bersama-sama agar Nagari Pagadih bisa menjadi desa wisata rintisan yang didampingi Dewisnu hingga mencapai desa wisata tangguh berkelanjutan,” tutup Subari.



Informasi Serta Merta Lainnya

  • 01 Juni 2020

Surat Edaran Bupati Agam Nomor 823/Perindagkopukm/S.1/VI/2020 Tentang Pemulihan Aktivitas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dalam Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19 di Kabupaten Agam

Selengkapnya