Harga bahan pokok di Pasar Tradisiol Kabupaten Agam sehari jelang bulan suci Ramadhan 1442 H mulai meroket.

Hal itu disampaikan Nelfia Fauzana Kabid Perdagangan Disperindagkop UKM, Kabupaten Agam, Senin, (12/4/2021).

Dari hasil pantauan terdapat sejumlah harga barang kebutuhan pokok yang sudah mulai naik.

Nelfia menambahkan, harga kebutuhan pokok yang mengakami kenaikan itu seperti daging ayam broiler, daging sapi murni, cabai rawit, bawang merah, bawang prey, dan sayur- mayur.

Saat ini, harga daging ayam broiler Rp. 65 ribu/Kg, sebelumnya Rp. 60 ribu/Kg.

Kemudian, daging sapi murni harga sebelumnya Rp.120 ribu/Kg dan sekarang naik Rp10 ribu menjadi Rp130 ribu per kilo.

Harga sayur-mayur juga mengalami pelonjakan, seperti harga seperti buncis dari Rp.10 ribu menjadi Rp.20 ribu/Kg.

Sementara itu, Wortel dari harga Rp.10 ribu menjadi Rp.16 ribu/Kg,

Tapi, masih ada harga bahan pokok yang masih stabil, seperti beras benang pulau Rp.12 ribu/Kg, beras sokan Rp.12 ribu/Kg, beras Ir 42 Rp.11,5 ribu/Kg, beras benang paluang Rp.11 ribu/Kg, beras kuruik kusuik Rp.13,5 ribu/Kg, beras dolog Rp.9,5 ribu/Kg," jelasnya.

Devi (35) Salah seorang pedagang sayur-mayur di Pasar Mudiak Lubuk Basung mengatakan, harga cabai rawit juga mengalami kenaikan.

"Sebelumnya, harga cabai rawit Rp. 40 ribu/Kg, mengalami kenaikan sebesar Rp. 20 ribu.

Jadi, saat ini harga cabai rawit Rp. 60 ribu/Kg," katanya.

Dikatakannya, penyebab kenaikan harga cabai rawit tersebut karena dipasok dari luar daerah.

Hal ini dipicu karena beberapa hari lalu cuaca hujan tinggi sehingga distribusi cabai rawit menjadi terkendala karena itu harganya mengalami kenaikan.

Kebutuhan masyarakat pada awal puasa mengalami peningkatan, harga bawang merah dan bawang pray juga naik, kata Nelfia Fauzana mengakhiri.



Informasi Serta Merta Lainnya